BMW Konfirmasi Kebocoran Lineup 2027: M2 xDrive dan EV Baru di Horizon

13

BMW secara tidak sengaja mengungkapkan rencana kendaraannya untuk tahun 2027 melalui listing prematur di situs webnya di AS, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh Motor1. Kebocoran tersebut mengonfirmasi model-model yang telah lama dirumorkan, termasuk versi all-wheel-drive dari mobil sport M2 yang populer, serta jajaran kendaraan listrik (EV) yang diperluas. Produsen mobil tersebut dengan cepat menghapus daftar tersebut tetapi tidak sebelum tangkapan layar menunjukkan kendaraan yang direncanakan.

Penggerak Semua Roda Hadir di BMW M2

Selama bertahun-tahun, BMW M2 hanya menjadi proposisi penggerak roda belakang. Data yang bocor menunjukkan bahwa hal itu akan berubah pada tahun 2027 dengan diperkenalkannya M2 xDrive, yang akhirnya menghadirkan penggerak semua roda ke model tersebut. Ini adalah langkah yang signifikan, karena M2 adalah mobil “M” terakhir yang lengkap tanpa opsi AWD. Meskipun rincian mengenai ketersediaan transmisi masih belum dikonfirmasi, kemungkinan besar BMW akan mempertahankan opsi manual untuk varian penggerak roda belakang.

Memperluas Jajaran EV: iX4, i3, dan Electric X5

Kebocoran tersebut menegaskan dorongan BMW menuju elektrifikasi. Perusahaan berencana meluncurkan sedan listrik i3 sebagai pesaing langsung Seri 3 bertenaga gas, menawarkan dua trim AWD: i3 40 xDrive dan i3 50 xDrive. Trim ini kemungkinan akan berbagi powertrain dengan SUV iX3 yang sudah ada.

Selain itu, BMW akan merilis SUV listrik bergaya coupe, iX4, yang akan menggantikan X4 bertenaga gas. iX4 akan tersedia dalam konfigurasi iX4 40 xDrive dan iX4 50 xDrive.

Generasi baru X5 juga sedang dalam pengerjaan, dengan model bensin dan listrik sepenuhnya direncanakan. Versi bensin akan menampilkan opsi penggerak roda belakang X5 40 sDrive, sedangkan varian listrik yang dijuluki iX5 60 xDrive akan hadir dengan AWD.

Mengapa Ini Penting

Kebocoran ini menyoroti komitmen jelas BMW terhadap performa dan elektrifikasi. Menambahkan AWD ke M2 memperluas daya tariknya, membuatnya lebih mudah diakses di wilayah dengan cuaca buruk. Perluasan jajaran kendaraan listrik menunjukkan bahwa BMW tidak hanya beradaptasi dengan perubahan peraturan tetapi juga secara proaktif membentuk masa depannya di sektor mesin listrik.

Kehadiran i3 sebagai alternatif EV langsung dari Seri 3 juga menandakan perubahan dalam strategi BMW: menawarkan pilihan kepada pembeli daripada memaksakan elektrifikasi. Pendekatan ini mengakui bahwa sebagian konsumen masih lebih memilih mesin pembakaran tradisional sekaligus memenuhi permintaan kendaraan listrik yang terus meningkat.

BMW menolak mengomentari informasi yang bocor tersebut, dengan menyatakan tidak membahas ketersediaan produk di masa depan. Namun, bukti menunjukkan bahwa perombakan besar-besaran pada susunan pemain sedang berlangsung, dengan rincian lebih lanjut diharapkan dalam beberapa bulan mendatang.

Daftar yang bocor tersebut mengonfirmasi bahwa BMW sedang mempercepat transisinya menuju mobilitas listrik sambil tetap mendukung opsi bertenaga gas berperforma tinggi. Keseimbangan ini sangat penting untuk mempertahankan pangsa pasar dalam lanskap otomotif yang berkembang pesat.

Попередня статтяUlasan Kia XCeed: Crossover Dewasa di Pasar yang Berubah