Honda telah memperkenalkan kembali Insight, namun kali ini sebagai hatchback listrik sepenuhnya yang menawarkan jangkauan hingga 310 mil. Model baru ini, pada dasarnya merupakan versi baru dari eNS2 pasar Tiongkok yang diproduksi bekerja sama dengan Dongfeng, menandai pergeseran dari status hibrida perintis Insight yang asli pada tahun 1999.
Strategi Pasar dan Pilihan Desain
Honda menjelaskan bahwa mereka memilih nama Insight untuk mencerminkan bagaimana kendaraan tersebut memberikan wawasan tentang permintaan pasar saat ini. Meski kurang revolusioner dibandingkan pendahulunya, Insight 2024 dirancang untuk kenyamanan, menampilkan posisi mengemudi yang tinggi, kursi belakang yang dapat direbahkan, dan bahkan penyebar aroma internal dengan enam pilihan aroma. Interiornya sebagian besar menghilangkan tombol fisik, dan mengandalkan layar sentuh sentral 12,8 inci untuk sebagian besar kontrol.
Performa dan Spesifikasi Teknis
Insight ditenagai oleh satu motor yang dipasang di depan yang menghasilkan torsi 229 lb-ft, kemungkinan menghasilkan sekitar 201 bhp berdasarkan spesifikasi eNS2. Honda mengklaim kendaraan tersebut akan menawarkan handling yang “menarik dan gesit”. Detail teknis spesifik untuk pasar Jepang masih belum dirilis.
Peluncuran Global dan Pertimbangan Mandat ZEV
Insight pertama kali akan diluncurkan di Jepang, dengan ketersediaan internasional yang lebih luas belum dapat dikonfirmasi. Waktunya patut diperhatikan: mandat Kendaraan Emisi Nol (ZEV) di Inggris mengharuskan produsen mobil untuk meningkatkan persentase penjualan kendaraan listrik, mulai dari 33% tahun ini dan meningkat menjadi 80% pada tahun 2030. Mengingat bahwa Honda sudah mendapatkan keuntungan dari penjualan kendaraan hibrida di Inggris, Insight dapat meningkatkan jajaran kendaraan listrik mereka dan membantu memenuhi target ketat ini. Kemitraan perusahaan yang ada untuk e:Ny1, mobil pasar Tiongkok lainnya yang dijual di Inggris, menunjukkan jalur potensial untuk peluncuran Insight yang lebih luas.
Kebangkitan Insight sebagai kendaraan listrik menyoroti adaptasi Honda terhadap tekanan peraturan dan preferensi konsumen yang terus berkembang, sekaligus memanfaatkan kemitraan manufaktur internasional yang sudah ada.





















