Lotus, yang kini berada di bawah kepemilikan Geely, sedang bersiap meluncurkan SUV performa hybrid pertamanya, For Me, yang dimulai di Tiongkok pada akhir Maret 2026. Kendaraan tersebut kemudian akan berekspansi ke pasar Eropa, Amerika Utara, Timur Tengah, dan Asia-Pasifik.
Filsafat Desain dan Teknik Interior
Interior For Me banyak meminjam dari Eletre serba listrik Lotus, menampilkan estetika minimalis namun berteknologi tinggi. Elemen utamanya mencakup panel instrumen digital ramping, head-up display besar, dan roda kemudi palang empat yang khas dengan cincin tengah. Konsol tengah dibuat berundak, dilengkapi pencahayaan ambien multi-warna dan layar sentuh mengambang. Selektor gigi fisik dan elektronik disertakan untuk preferensi pengemudi.
Lotus menjuluki pendekatannya terhadap desain kendaraan “LTS” (Lotus Tuned Spesification), yang berarti mereka menerapkan keahlian balap dan teknik selama 78 tahun langsung pada kendaraan konsumen.
Powertrain dan Performa
For Me menawarkan powertrain hybrid 952 tenaga kuda menggunakan arsitektur “X-Hybrid” 900V. Ini menggabungkan mesin 2.0 liter turbocharged dengan motor listrik ganda. Hasilnya adalah angka kinerja yang mengesankan:
* 0-100 km/jam (0-62 mph) hanya dalam 3,3 detik.
* 0-200 km/jam (0-124 mph) dalam 10,5 detik.
* Waktu seperempat mil 11,16 detik.
Yang terpenting, meski daya baterai hanya tersisa 10%, SUV ini masih mampu berakselerasi hingga 100 km/jam dalam waktu 3,5 detik. Pasalnya, sistem hybrid dirancang untuk menyeimbangkan kinerja dan efisiensi.
Sistem dan Jangkauan Hibrida
For Me mengintegrasikan baterai 70 kWh yang mampu menghasilkan tingkat pengosongan 11C, sehingga berkontribusi pada jangkauan gabungan yang melebihi 1.400 km (870 mil). Kendaraan ini juga dilengkapi sistem pembangkit listrik onboard 150 kW yang menjaga efisiensi baterai antara 30-80% saat berkendara. Sistem ini dapat memulihkan energi 25 kWh per jam selama jelajah jalan raya.
Pengembangan Kolaboratif
For Me dikembangkan melalui upaya bersama antara tim teknik Tiongkok dan Eropa. Insinyur Inggris fokus pada dinamika sasis, sementara tim Tiongkok memimpin pengembangan teknologi powertrain dan bantuan pengemudi. Sistem penggerak semua roda menawarkan empat mode energi: prioritas listrik, prioritas bahan bakar, listrik paksa, dan penggerak cerdas Lotus. Hal ini memungkinkan kendaraan mengatur distribusi daya secara cerdas berdasarkan kondisi real-time.
Lotus For Me mewakili langkah strategis bagi merek tersebut, memadukan kinerja dan efisiensi sedemikian rupa sehingga menempatkan mereka untuk berekspansi di pasar-pasar utama global. Sistem hybrid dirancang untuk memastikan kinerja yang konsisten bahkan dalam kondisi yang kurang ideal, menjadikannya pilihan yang praktis namun menyenangkan bagi pengemudi.
