Mercedes-Benz memperluas jajaran G-Class ikoniknya dengan model listrik yang lebih kecil dan dijadwalkan untuk dirilis sekitar tahun 2027. Langkah ini menempatkan merek tersebut untuk bersaing langsung dengan rival off-road listrik seperti Land Rover Defender Sport dan Jeep Recon, menawarkan titik masuk yang lebih mudah diakses ke dunia G-Class tanpa mengorbankan kemampuan.
Memperluas Warisan G-Class
Selama beberapa dekade, G-Class telah mewakili perpaduan kemewahan dan ketangguhan. Kini, Mercedes mengurangi formula ini, menciptakan ‘baby G’ yang mempertahankan desain kotak khas dan kehebatan off-road sambil menggunakan powertrain listrik. Keputusan untuk melakukan elektrifikasi pada varian yang lebih kecil ini didorong oleh permintaan pasar dan kebutuhan untuk menawarkan alternatif yang kompetitif di segmen SUV listrik yang sedang berkembang.
Tidak seperti banyak SUV listrik yang berfokus pada jalan raya, bayi G-Class dirancang untuk performa off-road yang serius. Para eksekutif Mercedes telah menekankan pentingnya menjaga keaslian G-Class, bahkan dalam paket yang lebih kecil. Komitmen ini berarti berinvestasi pada desain sasis yang unik daripada mengadaptasi platform yang sudah ada.
Penetapan Harga dan Penentuan Posisi
Perkiraan harga sekitar £70,000 menempatkan bayi G-Class di atas Defender Sport dan Recon tetapi jauh di bawah G-Class listrik ukuran penuh saat ini, yang dimulai pada £154,870. Harga ini mencerminkan status premium nama G-Class namun tetap menjadikannya pilihan yang lebih mudah dijangkau oleh khalayak yang lebih luas.
Mercedes juga mempertimbangkan sebutan model seperti ‘G 250’ atau ‘G 300 dengan Teknologi EQ’ untuk menyelaraskan dengan merek EV yang ada.
Desain dan Fitur
Spy shot mengonfirmasi bahwa bayi G-Class akan sangat mirip dengan desain saudaranya yang lebih besar. Harapkan lampu depan persegi yang sama, kaca depan tegak, kap mesin datar, dan pintu belakang berengsel samping dengan penutup roda cadangan opsional (yang mungkin menampung kabel pengisi daya).
Di dalam, baby G-Class akan menampilkan kabin modern dengan sistem infotainment MBUX terbaru Mercedes, namun tetap mempertahankan elemen ikonik G-Class seperti ventilasi udara turbin dan posisi berkendara tegak. Interiornya akan mewah dan fungsional, mempertahankan estetika khas merek tersebut.
Di Balik Terpal
Baby G-Class akan menggunakan versi modifikasi dari platform MB.EA Mercedes, kemungkinan dengan pengaturan motor ganda yang menawarkan tenaga hingga 349bhp dan penggerak empat roda. Tidak seperti beberapa produsen mobil, Mercedes telah mengesampingkan powertrain range-extender untuk model ini, dan hanya berfokus pada pengoperasian listrik murni.
Kapasitas baterainya akan lebih kecil dibandingkan paket 116 kWh pada G 580, namun detailnya masih belum dapat dikonfirmasi.
Keaslian Teknik
Mercedes telah banyak berinvestasi dalam mengembangkan sasis unik untuk bayi G-Class guna memastikannya sesuai dengan reputasi G-Class. Mantan CTO Markus Schäfer mencatat bahwa kendaraan tersebut tidak akan menampilkan rangka tangga tradisional tetapi akan memprioritaskan artikulasi roda dan kemampuan off-road.
“Kami menghabiskan banyak waktu untuk menyetel mobil ini, dan seiring waktu mulai mengembangkan begitu banyak komponen unik untuk menjadikannya mobil yang sangat bagus dan sangat mumpuni.”
Proses pengembangannya menekankan keaslian, memastikan baby G-Class menghadirkan pengalaman berkendara yang konsisten dengan warisan merek tersebut.
Baby G-Class Mercedes-Benz akan memasuki pasar yang kompetitif dengan keunggulan tersendiri: daya tarik abadi dari papan nama G-Class dikombinasikan dengan keunggulan penggerak listrik. Model baru ini akan menjembatani kesenjangan antara kemewahan aspirasional dan kemampuan off-road yang praktis, serta menetapkan standar baru di segmen SUV listrik.





















