Nissan Konfirmasi Opsi V-6 dan Hibrida untuk SUV Xterra yang Dihidupkan Kembali

9

Nissan menghadirkan kembali Xterra, merek yang dicintai oleh para penggemar off-road, dengan rencana untuk mesin bensin tradisional dan hybrid. Berita ini datang dari Ponz Pandikuthira, kepala produk dan perencanaan Nissan untuk AS, yang berbicara di pameran otomotif New York.

Detail Powertrain: Pilihan ICE dan Hibrida

Spekulasi awal menyebutkan Xterra serba listrik, namun Nissan telah merevisi rencana tersebut. Sebagai gantinya, SUV tersebut akan diluncurkan dengan opsi mesin pembakaran internal (ICE) V-6. Pandikuthira menjelaskan, jika yang diproduksi versi bensin saja, maka akan menggunakan mesin V-6, bukan empat silinder turbocharged. Mengingat jajaran Nissan saat ini, Xterra kemungkinan akan menampilkan versi evolusi dari mesin V-6 3,8 liter yang ditemukan di pikap Frontier.

Powertrain hybrid juga akan tersedia, meski Nissan belum mengungkapkan konfigurasi pasti atau waktu peluncurannya. Perusahaan secara aktif berupaya mengintegrasikan teknologi hibrida tanpa mengorbankan kinerja atau kemampuan.

Desain: Berani dan Mengesankan

Nissan menekankan desain yang kokoh dan agresif untuk Xterra baru. Pandikuthira mendeskripsikan mock-up ukuran penuh awal sebagai “sangat mengesankan”, yang menunjukkan kembalinya estetika tangguh yang mendefinisikan Xterra asli. Desainnya akan mengutamakan kehadiran visual dibandingkan efisiensi aerodinamis, sebuah pilihan yang disengaja untuk mempertahankan karakter off-road kendaraan.

Tidak Ada Transmisi Manual

Meskipun ada permintaan dari beberapa peminat, Nissan telah mengesampingkan opsi transmisi manual untuk Xterra atau SUV dan truk besar Nissan lainnya. Pandikuthira menjelaskan, fokus kendaraan ini adalah pada performa dinamis, penyetelan suspensi, dan kalibrasi powertrain, dibandingkan girboks manual. Ruang yang biasanya ditempati oleh pemindah gigi manual juga dianggap berharga untuk penyimpanan. Nissan akan terus menawarkan transmisi manual pada model yang lebih sporty, seperti Z Nismo.

Mengapa Ini Penting: Kebangkitan Xterra melayani pasar khusus namun penuh gairah yang menghargai kemampuan off-road dan desain yang berbeda. Opsi hybrid dan V-6 memberikan fleksibilitas bagi pembeli, sementara keputusan untuk tidak menggunakan transmisi manual mencerminkan fokus strategis Nissan pada performa dan kepraktisan pada kendaraan besar. Kembalinya Xterra menandakan tren pertumbuhan produsen mobil yang menghidupkan kembali nama-nama ikonik untuk memanfaatkan loyalitas merek yang sudah mapan.

Nissan Xterra baru diperkirakan akan tiba pada tahun 2028, menandai kembalinya mobil favorit dengan teknologi modern dan desain yang berani.

Попередня статтяSubaru Forester Wilderness Hybrid: Efisiensi Bahan Bakar Memenuhi Kemampuan Off-Road