Додому Різне Polestar Memperkirakan Pertumbuhan Moderat Setelah Rekor Penjualan Tahun 2025

Polestar Memperkirakan Pertumbuhan Moderat Setelah Rekor Penjualan Tahun 2025

Polestar, produsen kendaraan listrik (EV) Tiongkok-Swedia, mengantisipasi perlambatan pertumbuhan penjualannya di Australia pada tahun 2026 setelah peningkatan luar biasa sebesar 38,5% pada tahun 2025. Meskipun diperkirakan mengalami penurunan, perusahaan tetap yakin dengan prospek jangka panjangnya, dengan alasan perluasan jaringan dealer dan meningkatnya pengenalan merek sebagai pendorong utama.

Kinerja 2025: Lonjakan Permintaan

Tahun lalu, Polestar menjual 2.373 kendaraan di Australia, didorong oleh permintaan akan model SUV terbarunya – Polestar 3 dan Polestar 4. Lonjakan ini berkontribusi pada peningkatan penjualan global sebesar 36% untuk merek milik Geely tersebut.
Tingkat pertumbuhan yang tinggi sebagian besar didorong oleh pembelian pelanggan individu dibandingkan penjualan armada massal atau perjanjian sewa, sehingga hal ini merupakan tren yang berkelanjutan bagi perusahaan.

Ekspektasi Pertumbuhan pada tahun 2026

Managing Director Polestar Australia Scott Maynard menekankan bahwa mempertahankan tingkat pertumbuhan eksplosif yang sama pada tahun 2026 adalah hal yang tidak realistis.
“Meskipun kami mengharapkan pertumbuhan yang berkelanjutan di setiap kuartal, kami tidak mengantisipasi adanya peningkatan sebesar 30 persen lebih seperti yang terjadi pada tahun lalu,” katanya. Perusahaan mengaitkan keberhasilan sebelumnya dengan keberhasilan peluncuran model baru, perluasan jaringan, dan peningkatan perwakilan di seluruh Australia.

Ekspansi dan Model Baru

Polestar secara aktif memperluas jejak ritelnya di Australia, dengan rencana untuk membuka lokasi tambahan tahun ini. Hal ini menunjukkan kepercayaan perusahaan terhadap pasar Australia dan investasi dari mitra ritelnya.
Merek ini juga bersiap meluncurkan pembaruan untuk liftback Polestar 2 dan memperkenalkan Polestar 5, sedan performa listrik andalan baru.

Stabilitas Keuangan: Hutang dan Investasi

Meskipun angka penjualannya positif, Polestar memiliki utang yang besar – sekitar US$5,5 miliar (A$8,1 miliar). Baru-baru ini, perusahaan tersebut menutup fasilitas penelitian dan pengembangan terakhirnya di Inggris tetapi menerima pinjaman sebesar US$600 juta (A$885 juta) dari perusahaan induknya, Geely, di samping investasi eksternal tambahan.
Dukungan finansial ini dimaksudkan untuk meyakinkan pelanggan dan mendukung kelanjutan operasi.

“Ada banyak kabar baik yang datang dari merek Polestar, yang seharusnya dapat meyakinkan pelanggan kami.”

Kesuksesan Polestar di masa depan bergantung pada pemeliharaan loyalitas pelanggan melalui pertumbuhan berkelanjutan, ekspansi ritel strategis, dan dukungan finansial berkelanjutan dari Geely. Kemampuan perusahaan untuk mengatasi utangnya sambil memperkenalkan model-model baru yang menarik akan menentukan kelangsungan jangka panjangnya di pasar kendaraan listrik yang kompetitif.

Exit mobile version