Renault telah melampaui ekspektasi dalam efisiensi kendaraan listrik (EV), dengan mencapai jangkauan luar biasa sejauh 1.000 kilometer (621 mil) pada kecepatan jalan raya yang berkelanjutan dengan sekali pengisian daya melalui Filante Record 2025 yang eksperimental. Prestasi ini, yang diverifikasi dalam kondisi dunia nyata, menetapkan tolok ukur baru untuk teknologi EV dan menyoroti potensi perjalanan listrik jarak jauh.
Mendorong Batasan Kinerja EV
Filante Record 2025, yang diluncurkan pada awal tahun 2025, tidak dimaksudkan untuk produksi tetapi berfungsi sebagai laboratorium teknologi tinggi untuk mengeksplorasi kemampuan aerodinamis dan powertrain listrik yang ekstrim. Terinspirasi oleh kendaraan bersejarah rekor kecepatan darat Renault dari tahun 1920-an dan 1950-an, mobil ini dirancang untuk memaksimalkan efisiensi tanpa mengurangi kecepatan. Berbeda dengan beberapa uji ketahanan yang mengutamakan penggunaan energi minimal, Filante dikendarai dengan kecepatan rata-rata melebihi 68 mph (110 km/jam).
Pencapaian Utama: Kendaraan menyelesaikan lari 1.000 km dengan sisa kapasitas baterai 11%, cukup untuk tambahan berkendara sejauh 75 mil dalam kecepatan tinggi. Hal ini berarti konsumsi energi rata-rata sebesar 13,0 mil per kWh—dua kali lebih efisien dibandingkan pengujian terbaru yang melibatkan Mercedes CLA dan Tesla Model 3.
Inovasi Teknologi
Filante Record 2025 mencapai kinerja ini melalui beberapa inovasi utama:
- Desain Aerodinamis: Siluet ramping mobil meminimalkan hambatan, dengan koefisien hambatan diperkirakan sebanding dengan Mercedes EQXX yang sangat efisien (sekitar 0,17). Bodywork dibuat untuk mengurangi turbulensi, dengan fairing roda yang terinspirasi oleh mobil rekor kecepatan bersejarah Renault.
- Ban Efisien: Ban Michelin yang dirancang khusus mengurangi hambatan gelinding sekitar 40% dibandingkan ban konvensional.
- Powertrain Tingkat Lanjut: Kendaraan ini menggunakan baterai 87 kWh—ukuran yang sama dengan SUV Renault Scenic—yang dipadukan dengan teknologi cell-to-pack untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi bobot, dan mengoptimalkan pemanfaatan ruang.
- Steer-by-Wire dan Brake-by-Wire: Menghilangkan sambungan mekanis akan mengurangi bobot dan memungkinkan desain kendaraan lebih fleksibel, sehingga berpotensi meningkatkan aksesibilitas bagi pengemudi dengan mobilitas terbatas.
Konteks Sejarah dan Implikasinya di Masa Depan
Upaya Renault untuk mencapai efisiensi mencerminkan upaya awal perusahaan dalam mencatat rekor kecepatan di darat dengan kendaraan seperti Renault 40CV ‘des Records’ tahun 1925. Filante Record 2025 dibangun berdasarkan warisan ini, menunjukkan bagaimana penyempurnaan aerodinamis, konstruksi ringan, dan teknologi powertrain canggih dapat memperluas jangkauan kendaraan listrik secara signifikan.
Meskipun Filante sendiri tidak akan memasuki tahap produksi, data dan teknologi yang dikembangkan selama pengujian akan secara langsung menginformasikan desain EV di masa depan. Renault berencana untuk mengintegrasikan pembelajaran ini ke dalam model-model mendatang, yang bertujuan untuk mencapai tingkat efisiensi yang lebih tinggi dalam kondisi berkendara di dunia nyata, termasuk perjalanan jalan tol berkecepatan tinggi.
“Proyek ini lahir dari sebuah obsesi: mencapai efisiensi yang memecahkan rekor,” kata Olivier Blanche, manajer proyek mobil konsep Renault. “Kami berjuang melawan cuaca dan aerodinamika, namun yang paling menonjol bagi saya adalah petualangan manusia: tantangan kolektif yang sangat memotivasi, didorong oleh dedikasi tim Renault dan seluruh mitra kami.”
Filante Record 2025 mewakili langkah maju yang signifikan dalam teknologi kendaraan listrik, yang membuktikan bahwa perjalanan listrik jarak jauh dan berkecepatan tinggi tidak hanya dapat dilakukan tetapi juga dapat dicapai dengan kombinasi yang tepat antara inovasi dan teknik.



















