Volkswagen Membalikkan Kursus: Merangkul Teknologi Range-Extender yang Pernah Dibubarkan

18

Volkswagen (VW) kini memproduksi secara massal mesin range-extender—sebuah teknologi yang pernah dicemooh oleh para eksekutifnya sebagai “tidak ramah lingkungan” dan “ketinggalan jaman.” Pergeseran ini terjadi ketika perusahaan meluncurkan kendaraan listrik jarak jauh (EREV) pertamanya di Tiongkok, ID. Era 9X yang memanfaatkan mesin EA211 versi terbaru VW. Ironi ini masih dirasakan oleh para kompetitor, dimana salah satu eksekutif dari Li Auto secara terbuka mengejek perubahan yang dilakukan VW.

Dari Skeptisisme ke Implementasi

Selama bertahun-tahun, para eksekutif VW di Tiongkok telah menjadi kritikus vokal terhadap teknologi range-extender. Pada tahun 2020, CEO saat itu, Stephan Wöllenstein, menolak penggunaan alat perluasan jangkauan bertenaga bensin karena dianggap merusak lingkungan, sementara kepala penelitian dan pengembangan perusahaan, Wiedmann, menyatakan bahwa alat tersebut memiliki potensi masa depan yang terbatas. Kini, enam tahun kemudian, VW sedang membangun dan menjual kendaraan yang mengandalkan teknologi ini.

Mesin EA211 yang diperbarui memberi daya pada ID. Era 9X menghadirkan peningkatan utama: turbocharger geometri variabel untuk aliran udara yang optimal, peningkatan efisiensi termal untuk mengurangi emisi, dan intercooler berpendingin air untuk menjaga suhu masuk lebih dingin. Produksi dilakukan di Tiongkok, menandakan komitmen VW untuk memenuhi permintaan pasar lokal.

Bangkitnya EREV dan Pergeseran Strategis VW

Kendaraan listrik jarak jauh semakin mendapatkan daya tarik, terutama di pasar seperti Tiongkok di mana konsumen menginginkan fleksibilitas cadangan bahan bakar dibandingkan dengan kendaraan listrik. Kebangkitan ini tampaknya memaksa VW untuk mempertimbangkan kembali pendiriannya. ID. Era 9X bukan sekadar poros teknis, namun merupakan respons langsung terhadap tekanan persaingan dan preferensi konsumen yang terus berubah.

PENGENAL. Era 9X: Spesifikasi dan Dimensi

ID. Era 9X adalah SUV yang cukup besar, panjangnya sedikit lebih besar dari BMW X7, meski lebih sempit dengan jarak sumbu roda yang lebih pendek. Ia menawarkan motor listrik yang dipasang di belakang yang menghasilkan tenaga hingga 295 hp (dengan versi motor ganda berperforma lebih tinggi tersedia dengan daya 510 hp) dan dua pilihan baterai: 51,1 kWh (jarak listrik 166 mil) atau 65,2 kWh (hingga 211 mil). Mesin range-extender memberikan jarak berkendara tambahan bila diperlukan.

Mengapa Ini Penting: Kebangkitan VW menunjukkan kecepatan perkembangan teknologi otomotif, dan perlunya produsen mobil beradaptasi terhadap perubahan realitas pasar. Kritik yang dilontarkan perusahaan sebelumnya kini tampak picik, dan menyoroti risiko penolakan dini terhadap teknologi baru. ID. Era 9X merupakan indikasi jelas bahwa VW akan mengutamakan kepraktisan dan permintaan konsumen dibandingkan kemurnian ideologi dalam mengejar dominasi kendaraan listrik.