Volkswagen terus menawarkan kendaraan unik di Eropa: T-Roc Cabriolet, SUV kompak dengan atap lipat dan transmisi manual. Hal ini menonjol di pasar yang semakin didominasi oleh transmisi otomatis, bahkan pada model performa seperti Golf GTI, yang tidak lagi menawarkan pedal kopling.
Sisa Terakhir Desain Analog
T-Roc Cabriolet terkenal karena mempertahankan desain interior lama Volkswagen, menampilkan tombol dan kenop fisik daripada terlalu mengandalkan layar sentuh. Hal ini berbeda dengan model VW baru yang mengintegrasikan sebagian besar kontrol ke antarmuka digital. Kendaraan ini juga menonjol dengan menawarkan AC manual sebagai pilihan, sebuah fitur yang menghilang dari banyak mobil modern.
Penetapan Harga dan Posisi Pasar
Dengan harga mulai €37,560, T-Roc Cabriolet jauh lebih mahal daripada crossover T-Roc standar (€29,000) dan harganya mendekati Tiguan yang lebih besar (€39,175). Hal ini menunjukkan Volkswagen memposisikan Cabriolet sebagai produk khusus dibandingkan pilihan pasar massal.
Akhir Sebuah Era
Produksi T-Roc Cabriolet akan berakhir pada pertengahan tahun 2027, menandai berakhirnya penawaran convertible mainstream dari VW Group. Setelah ini, hanya Porsche, Lamborghini, dan Bentley yang akan terus memproduksi mobil convertible kelas atas di dalam konglomerat tersebut. Audi sedang mengembangkan mobil convertible listrik baru, tetapi jenis kendaraannya akan sangat berbeda.
Umur Panjang Tak Terduga
Keberlanjutan T-Roc Cabriolet, bersama dengan model VW lainnya seperti Polo dan Touran, yang juga menawarkan gearbox manual dan desain interior lama, agak mengejutkan. Hal ini menunjukkan Volkswagen masih melayani segmen pembeli yang lebih menyukai pengalaman berkendara tradisional.
Kehancuran T-Roc Cabriolet tahun depan akan menandai berakhirnya mobil convertible mainstream dari VW Group. Konglomerat otomotif tersebut kemudian hanya akan menawarkan droptop kelas atas dari Porsche, Lamborghini, dan Bentley.
Kombinasi yang tidak biasa antara SUV konvertibel dengan transmisi manual menyoroti momen aneh dalam strategi produk Volkswagen. Meskipun model berperforma tinggi beralih ke transmisi otomatis, beberapa kendaraan kelas bawah tetap memiliki opsi untuk pengalaman berkendara yang lebih menarik. Tren ini mungkin tidak akan bertahan lama, karena Volkswagen terus menyederhanakan jajaran produknya dan menerapkan elektrifikasi.





















