Keluarga Bovensiepen, arsitek di balik merek legendaris Alpina, telah resmi memasuki era baru manufaktur otomotif. Menyusul penjualan Alpina ke BMW, keluarga ini meluncurkan usaha independen mereka sendiri, memulai debutnya dengan Bovensiepen Zagato —sebuah coupé mewah berperforma tinggi dengan harga sekitar £322.000 (€369.495).
Titik harga yang ambisius ini menandakan perubahan strategi yang signifikan. Meskipun Alpina dikenal dengan model turunan BMW berperforma tinggi, merek baru Bovensiepen memposisikan dirinya sebagai pesaing langsung merek ultra-mewah seperti Bentley dan Aston Martin.
Teknik Bertemu Seni Italia
Bovensiepen Zagato bukan sekadar kendaraan yang diubah namanya; ini adalah BMW M4 yang dikerjakan ulang secara besar-besaran dan telah mengalami transformasi total. Dikembangkan bekerja sama dengan rumah desain terkenal Italia Zagato, mobil ini menampilkan beberapa elemen khas, terutama atap “gelembung ganda” yang ikonik.
Spesifikasi teknis utama meliputi:
– Powertrain: Mesin 3,0 liter enam silinder segaris yang menghasilkan 603bhp dan torsi 516lb-ft.
– Performa: Sprint 0–62mph hanya dalam 3,3 detik dan kecepatan tertinggi melebihi 186mph.
– Penanganan: Peredam Bilstein yang dipesan lebih dahulu menawarkan tiga mode berbeda: Comfort, Sport, dan Sport Plus.
Nilai Keahlian yang Dipesan Lebih Dahulu
Mahalnya harga Zagato—yang menyaingi harga Ferrari Purosangue—didorong oleh fokus yang kuat pada eksklusivitas dan tenaga kerja manual. Untuk mempertahankan status premiumnya, Bovensiepen membatasi produksi hanya 99 unit.
Proses manufaktur menekankan personalisasi ekstrim:
– Detail Buatan Tangan: Lebih dari 250 jam didedikasikan untuk elemen mobil yang dipesan lebih dahulu, terutama berfokus pada komponen serat karbon.
– Kemewahan Interior: Interior kulit penuh Lavalina opsional memerlukan lebih dari 130 jam pengerjaan tangan khusus.
– Kustomisasi: Melalui konfigurator digital baru, pemilik dapat memilih semuanya mulai dari aksen serat karbon berlapis bening hingga kaliper rem berwarna khusus dengan tulisan “Bovensiepen” yang digiling.
Lanskap yang Berubah untuk Alpina dan BMW
Peluncuran Zagato terjadi pada momen penting bagi pasar otomotif yang lebih luas. Saat keluarga Bovensiepen menempuh jalur baru yang ultra-eksklusif ini, BMW mengubah posisi merek Alpina di bawah kepemilikan penuhnya.
BMW bermaksud menempatkan Alpina ke dalam ceruk tertentu dalam hierarkinya: berada di antara divisi M berperforma tinggi dan merek ultra-mewah Rolls-Royce. Model Alpina baru yang pertama—kemungkinan berdasarkan BMW Seri 7 dan X7—diperkirakan akan diluncurkan pada 15 Mei.
Perpecahan ini memungkinkan keluarga Bovensiepen untuk mengejar puncak pembangunan gerbong yang dipesan lebih dahulu, sementara BMW mengintegrasikan nama Alpina ke dalam ekosistem kemewahan utamanya.
Kesimpulan
Bovensiepen Zagato menandai upaya berani keluarga pendiri otomotif untuk mendapatkan kembali warisan mereka melalui eksklusivitas ekstrem. Dengan memprioritaskan pengerjaan buatan tangan dibandingkan produksi massal, mereka yakin bahwa masih ada pasar yang signifikan untuk mobil grand tourer yang sangat dipesan lebih dahulu dan berperforma tinggi.
