Selama bertahun-tahun, Toyota telah mengambil pendekatan yang berlawanan dengan peralihan industri otomotif menuju keberlanjutan. Sementara banyak pesaing menginvestasikan miliaran dolar ke dalam platform kendaraan listrik murni (EV), Toyota malah menggandakan teknologi hibrida. Namun, jajaran produk yang hadir pada tahun 2026 menandakan perubahan strategis yang besar: produsen mobil tersebut akhirnya beralih dari pendekatan yang mengutamakan hybrid ke strategi jalur ganda yang mencakup elektrifikasi penuh tanpa meninggalkan model berbasis pembakaran yang paling populer.
Transisi ini sangat penting karena menunjukkan upaya Toyota untuk menjembatani kesenjangan antara pembeli tradisional dan pasar kendaraan listrik yang sedang berkembang, dengan menggunakan merek yang paling dapat diandalkan untuk mendorong perubahan.
### Perbatasan Listrik Baru
Toyota dan anak perusahaan mewahnya, Lexus, sedang bersiap merombak beberapa model inti dengan powertrain listrik.
Lexus ES: Sedan Mewah Berlistrik Lebih Besar
Lexus ES sedang mengalami transformasi signifikan. Model yang didesain ulang ini akan berukuran 6,5 inci lebih panjang dibandingkan versi saat ini, sehingga menawarkan tampilan dan ruang interior yang lebih luas. Yang terpenting, ES kini menawarkan dua jalur berbeda bagi konsumen:
– Hybrid (ES 350h): Tersedia dalam penggerak roda depan dan semua roda, dengan output gabungan hingga 244 tenaga kuda.
– Sepenuhnya Listrik: Pilar baru untuk sedan, menampilkan opsi motor tunggal (221 hp) atau pengaturan motor ganda (338 hp).
Interiornya akan mengadopsi estetika modern dan minimalis yang ditonjolkan oleh dua layar format besar untuk pengemudi dan penumpang.
Toyota C-HR: Kembalinya Ikon Ringkas
C-HR kembali hadir, namun DNA-nya telah berubah total. Beranjak dari akar mesin pembakarannya, C-HR baru akan secara eksklusif bertenaga listrik. Pergeseran ini mengubah bekas crossover ekonomis menjadi kendaraan yang berorientasi pada performa, mampu mencapai 60 mph hanya dalam 5,0 detik.
– Spesifikasi: Motor ganda, penggerak semua roda, menghasilkan 338 hp.
– Baterai: Paket 74,4 kWh.
– Teknologi: Kokpit digital yang dilengkapi layar infotainment berukuran besar 14,0 inci.
Toyota Highlander EV: Memperluas Segmen Tiga Baris
Menjawab permintaan kendaraan keluarga berukuran lebih besar, Toyota sedang mempersiapkan Highlander listrik. Ini menandai SUV listrik tiga baris khusus pertama dari merek tersebut.
– Opsi Jangkauan: Tergantung pada pilihan baterai (77,0 kWh atau 95,8 kWh), pengemudi dapat mengharapkan jangkauan antara 287 dan 320 mil.
– Performa: Varian AWD bermesin ganda akan menghasilkan tenaga 338 hp, menjadikannya pilihan tangguh bagi keluarga yang beralih ke listrik.
Mendefinisikan Ulang Buku Terlaris
Meskipun elektrifikasi menjadi berita utama, Toyota juga memperbarui model-model yang menjadi tulang punggung finansial mereka.
RAV4 Generasi Berikutnya
Sebagai kendaraan Toyota terlaris di AS, RAV4 menerima perombakan besar-besaran pada generasi keenam. Sebagai langkah yang memperkuat strategi hybrid Toyota, model 2026 akan hanya tersedia sebagai hybrid atau plug-in hybrid (PHEV).
– Tenaga: Hibrida standar menghasilkan 236 hp, sedangkan PHEV melonjak hingga 320 hp.
– Trim Baru: Toyota memperkenalkan GR Sport, varian bergaya performa yang menampilkan gril lebih besar dan lencana khusus, dirancang untuk menarik para penggemar tanpa memasuki wilayah balap “GR” sepenuhnya.
Evolusi Corolla
Corolla yang legendaris juga dijadwalkan untuk didesain ulang secara substansial. Meskipun desain konsep terbaru terlihat jauh lebih premium dan agresif dibandingkan mobil kompak tradisional yang ramah anggaran, model produksinya diharapkan dapat mencapai keseimbangan antara gaya kelas atas dan keterjangkauan pasar massal. Kemungkinan besar mobil ini akan terus menawarkan campuran mesin pembakaran internal, hybrid, dan plug-in hybrid.
Akhir Sebuah Era: Keberangkatan Mobil Sport
Ketika Toyota beralih ke utilitas dan elektrifikasi, model-model penggila performa tinggi sedang menghadapi masa kemunduran.
Toyota Supra “Edisi Terakhir”
Model tahun 2026 akan menandai berakhirnya generasi Toyota Supra saat ini (yang dikembangkan bekerja sama dengan BMW). Untuk memperingati peristiwa tersebut, Toyota merilis MkV Final Edition. Meskipun dilengkapi rem yang ditingkatkan, suspensi yang disetel ulang, dan penyempurnaan sasis, beberapa komponen aerodinamisnya tidak lebih agresif seperti yang ditemukan di pasar internasional. Meskipun Toyota telah berjanji untuk menjaga nama Supra tetap hidup, era ini akan segera berakhir.
Menghentikan Model Performa Lexus
Pergeseran juga terasa pada sektor performa mewah. Model Lexus RC dan LC sedang dihapuskan secara bertahap, dan ada indikasi bahwa lencana “F Performance” juga akan segera hilang setelah merek tersebut mengalokasikan kembali sumber dayanya untuk masa depan yang berlistrik.
Ringkasan: Jajaran Toyota pada tahun 2026 mewakili titik poros besar bagi perusahaan, bertransisi dari pabrikan yang dominan hybrid menjadi pesaing serius di pasar kendaraan listrik penuh dengan menggemparkan merek paling ikoniknya.





















