Pemain baru memasuki sektor kendaraan komersial Inggris. Delivan, merek di bawah Chery Holding Group, telah mengumumkan niatnya untuk meluncurkan armada van yang berfokus pada listrik di pasar Inggris, mulai awal tahun 2027.
Meskipun Chery Holding Group sudah hadir di Inggris dengan merek seperti Omoda dan Jaecoo, Delivan akan beroperasi sebagai entitas yang sepenuhnya terpisah. Pemisahan strategis ini menunjukkan bahwa perusahaan bermaksud membangun identitas berbeda yang dirancang khusus untuk kebutuhan logistik dan komersial bisnis Eropa.
Peluncuran Kendaraan Komersial Berjenjang
Masuknya Delivan ke Inggris akan mengikuti pendekatan bertahap, menargetkan berbagai segmen pasar transportasi komersial:
- Awal 2027: Peluncuran van berukuran sedang yang dirancang untuk menyaingi Ford Transit Custom yang sangat sukses.
- Pada akhir tahun 2027: Pengenalan varian van “ringan” dan “berat” untuk mencakup persyaratan muatan dan ukuran yang lebih luas.
Meskipun merek ini berkomitmen pada filosofi “mengutamakan listrik”**, merek ini tidak mengesampingkan varian mesin pembakaran internal (ICE), yang menunjukkan pendekatan fleksibel terhadap transisi menuju elektrifikasi.
Mengutamakan “Uptime” Melalui Teknologi
Dalam industri kendaraan komersial, profitabilitas ditentukan oleh uptime —jumlah waktu kendaraan berada di jalan untuk memperoleh pendapatan dibandingkan tidak melakukan apa pun untuk perbaikan atau pemeliharaan. Delivan bertujuan untuk mendisrupsi pasar dengan menjadikan waktu aktif sebagai keunggulan kompetitif utamanya.
Untuk mencapai hal ini, merek berencana menerapkan beberapa fitur berteknologi tinggi:
– Konektivitas Tingkat Lanjut: Pemantauan kinerja kendaraan secara real-time.
– Servis Prediktif: Menggunakan data untuk mengidentifikasi potensi masalah mekanis sebelum menyebabkan kerusakan, sehingga memungkinkan dilakukannya pemeliharaan terjadwal, bukan perbaikan darurat.
Model Ritel Baru: “Pusat Uptime”
Beralih dari model waralaba tradisional yang digunakan oleh banyak produsen mapan, Delivan akan mengadopsi pendekatan penjualan langsung. Daripada bermitra dengan grup ritel pihak ketiga yang sudah ada, perusahaan akan memiliki dan mengoperasikan fasilitasnya sendiri.
Berbeda dengan norma industri, lokasi ini tidak akan disebut dealer; mereka akan diberi merek sebagai “pusat waktu aktif”. Nomenklatur ini mencerminkan fokus merek pada layanan dan keandalan, bukan sekadar penjualan kendaraan.
Konsep Masa Depan Logistik
Pada Pameran Kendaraan Komersial baru-baru ini di Birmingham, Delivan memamerkan beberapa konsep yang mengisyaratkan arah masa depan merek tersebut:
– The Transit Custom Rival: Konsep berukuran sedang yang ditujukan untuk pasar inti van profesional.
– Micro Cargo: Sebuah konsep yang dirancang untuk pengiriman “last-mile”, yang menargetkan sektor logistik perkotaan dengan permintaan tinggi.
– Robot Cargo: Sebuah konsep otonom yang ditujukan untuk masa depan angkutan tanpa pengemudi.
“Kami memperkenalkan kendaraan komersial generasi baru yang dirancang khusus untuk operasi di Eropa,” kata CEO Delivan Jolly Yang. “Dengan menggabungkan sistem cerdas, pemikiran modular, dan ekosistem yang terhubung, Delivan memungkinkan armada beroperasi lebih efisien.”
Ringkasan
Delivan memposisikan dirinya sebagai penantang teknologi bagi raksasa mapan seperti Ford, dengan fokus pada penggerak listrik dan pemeliharaan berbasis data untuk memaksimalkan produktivitas armada. Jika berhasil, model pendekatan langsung ke pelanggan dan fokus “uptime” mereka dapat mengubah cara penjualan dan servis kendaraan komersial di Inggris.





















